Anakku Sayang: Minuman bersoda jadikan sikecil Agresif

70% tubuh kita terdiri dari air, makanya tdk heran kalau kebutuhan kita akan air sangat tinggi
Namun seiring dgn perkembangan jaman maka bentuk hidrasi tubuh sudah menjadi sebuah industri yg menggiurkan sehingga muncullah berbagai jenis minuman pelepas dahaga yg beredar di pasaran, dan salah satunya adalah soda

Namun tahukah, bahwa minuman bersoda memiliki efek buruk baik itu bagi org dewasa terlebih lagi anak2
Walaupun kebanyakan orangtua menganggap bahwa efek itu terjadi apabila sikecil mengkonsumsi soda dalam jumlah yg besar
Kenyataannya meminum soda dalam jumlah berapapun tetap saja tdk berakibat baik bagi kesehatan terutama utk jangka panjang

Intip yuk efek buruk soda dikutip dari Method of Healing:


1. Menaikkan berat badan
Minum satu kaleng soda tiap hari dalam sebulan akan menaikkan berat badan sebanyak setengah kilogram.

2. Tidak ada nilai gizi dalam soda
Saat kehausan atau setelah berpuasa, tubuh membutuhkan cairan yang bernutrisi. Sedangkan soda tak memiliki nilai gizi di dalamnya. Minuman ini hanya akan menjadi ‘limbah’ dalam tubuh.

3. Meningkatkan risiko diabetes
Tingginya kadar gula dalam soda mampu meningkatkan risiko Anda terkena diabetes.

4. Soda dapat menyebabkan osteoporosis
Bila meminum soda dengan kandungan kalsium rendah, Anda bisa terkena keropos tulang atau osteoporosis.

5. Soda bisa merusak gigi
Kandungan senyawa soda mampu mengikis dan merusak lapisan enamel gigi. Sehingga gigi jadi mudah berlubang dan rusak.

6. Soda berefek terhadap kerusakan ginjal
Orang yang gemar minum soda berisiko lebih besar terkena batu ginjal serta kerusakan pada ginjal.

7. Memicu penyakit maag
Soda menjadikan peminumnya berpeluang lebih besar terkena dan memperparah penyakit maag.

8. Soda menimbulkan dehidrasi
Kadar kafein dan gula dalam soda dapat menyebabkan tubuh dehidrasi.

9. Soda mengacaukan sistem pencernaan
Ketahuilah, asam dalam soda tidak bereaksi dengan baik dalam sistem pencernaan.

10. Diet soda berbahaya
Soda diet mengandung pemanis buatan aspartam yang diakitkan dengan beberapa gangguan seperti fenilketonuria.

Bagi anak2 justru efek buruk soda akan terlihat dalam perilaku mereka sehari2.
Sebuah penelitian mengungkapkan, anak-anak yang minum empat atau lebih porsi minuman ringan bersoda per hari lebih cenderung menunjukkan tanda-tanda agresif dibandingkan mereka yang tidak minum soda.

Lebih lanjut, data menunjukkan, sebanyak 43 persen anak-anak mengonsumsi setidaknya satu porsi minuman soda setiap hari. Sisanya, sebanyak 4 persen dari anak mengonsumsi empat atau lebih minuman soda dalam sehari.

Epidemiologi Columbia Mailman School of Public Health, New York City, Shakira Suglia bersama rekannya-rekannya mengatakan, anak-anak yang mengonsumsi banyak minuman soda lebih dari dua kali potensi berperilaku mengganggu.

“Untuk anak-anak yang mengonsumsi empat atau lebih minuman ringan per hari, kita melihat ada hubungannya dengan perilaku agresif dan masalah perhatian,” jelas Suglia, dikutip Voanews.

Dia menambahkan, hal tersebut dikatakan setelah disesuaikan sejumlah faktor sosio-demografi, serta apakah anak itu memakan permen, dan jus buah pada hari-hari biasa. Selain itu, hal ini juga telah disesuaikan dengan kondisi sosial lainnya yang mungkin terjadi di rumah, mungkin berhubungan dengan perilaku tersebut, serta gaya pengasuhan dan menjalankannya.

Sementara itu, perilaku yang termasuk mengganggu dicatat oleh para peneliti, di antaranya menghancurkan barang milik orang lain, terlibat perkelahian fisik, dan menyerang orang lain. Bahkan di kalangan remaja, penelitian menemukan, konsumsi gula tertinggi pada mereka yang membawa senjata dan terlibat dalam perilaku sosial negatif.

“Kita tidak bisa membuktikan bahwa ini meruapakan penyebab langsung dan berhubungan dengan efek, karena banyak bahan dalam soda yang belum diperiksa dalam kaitannya dengan perilaku,” jelas Suglia.

Namun, dia menunjukkan bahwa salah satu bahan, kafein merupakan stimulan ringan yang dapat menyebabkan anak-anak untuk terlibat dalam perilaku mengganggu.

Sumber: vivanews dan okezone.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar



Dari mana anda mendengar tentang website ini?
Kami menjaga kerahasiaan data anda